Sampit, 17 November 2025 – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur mendampingi pelaksanaan Verifikasi Lapangan Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2025 di SDS Bumi Tama Cempaga Hulu. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 17 November 2025 ini merupakan bagian dari proses penilaian untuk memastikan penerapan budaya peduli lingkungan berjalan konsisten di lingkungan sekolah.


Suasana verifikasi Adiwiyata di SDS Bumi Tama — foto 1

Dalam kunjungan tersebut, tim DLH Kotawaringin Timur mendampingi verifikator dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk meninjau berbagai indikator program Adiwiyata. Penilaian berfokus pada enam aspek Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) yang menjadi tolok ukur utama keberhasilan sekolah Adiwiyata Mandiri.

Enam aspek PRLH tersebut mencakup pengelolaan sampah — melalui pemilahan, pengurangan sampah plastik, dan pengolahan sampah organik; penghematan air — termasuk penggunaan air secara bijak dan pemanfaatan fasilitas hemat air; serta penghematan energi — dengan penggunaan listrik efisien dan pemanfaatan cahaya alami dalam pembelajaran.

Tim DLH dan verifikator meninjau fasilitas sekolah — foto 2

Selain itu, verifikator meninjau pengelolaan dan pelestarian keanekaragaman hayati melalui pemeliharaan taman sekolah, pemanfaatan tanaman obat keluarga, dan area hijau edukatif; penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah; serta penggunaan produk ramah lingkungan yang dapat digunakan ulang dan meminimalkan bahan berbahaya.

SDS Bumi Tama memaparkan berbagai inovasi dan praktik baik yang telah diterapkan, mulai dari kebijakan berwawasan lingkungan, integrasi kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan partisipatif warga sekolah, hingga pemenuhan sarana dan prasarana ramah lingkungan. Presentasi dan bukti lapangan tersebut menjadi bagian penting dalam proses verifikasi.

SDS Bumi Tama memaparkan inovasi program lingkungan — foto 3

Upaya yang diperlihatkan SDS Bumi Tama dinilai memperlihatkan komitmen kuat untuk menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Pendampingan DLH Kotim pada verifikasi ini diharapkan memperkuat kesiapan sekolah dalam meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri — predikat tertinggi dalam program Adiwiyata nasional.

DLH Kotawaringin Timur menyatakan akan terus mendorong dan mendampingi sekolah-sekolah di wilayahnya untuk aktif membangun budaya peduli lingkungan sejak dini, sehingga praktik-praktik ramah lingkungan dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga sekolah dan diteruskan ke keluarga serta masyarakat sekitar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *